humas@yw-umi.or.id
Gedung Menara UMI: YW-UMI Jl. Urip Sumoharjo KM. 5 Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Mon-Fri: 08:00am - 04:00pm

Chat with us

The support team is always
available 24/7

Office Address

123/A, Miranda City Likaoli
Prikano, Dope

Phone Number

(+01) 234 567 89

(+01) 456 789 21

Help & support

Email support@alithemes.com For help with a current product or service or refer to FAQs and developer tools.

What are you looking for?

Explore our services and discover how we can help you achieve your goals

Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe

Home

Pilar

Pendidikan dan Dakwah YW-UMI

Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe

yw-umi
YW-UMI

Profil Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe

Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin UMI berada di Dusun Sambau Desa Padanglampe Kecamatan Ma'rang, dengan jarak ±22 km dari ibukota Kabupaten Pangkep atau ± 70 km dari kota Makassar. Pesantren ini berdiri di atas lahan seluas ±40 ha.

Desa Padanglampe berbatasan di sebelah utara dengan Desa Alesipitto, sebelah timur Kecamatan Bungoro Segeri, sebelah selatan Kecamatan Labbakkang Kelurahan Alau Salo, dan sebelah barat Kecamatan Ma'rang dengan luas wilayah 1.385 h. Sebuah desa yang subur dan memiliki potensi seperti pertanian, perkebunan dan tambang. Suhu udaranya antara 25 – 30°, desa ini dikelilingi oleh pegunungan dengan ketinggian antara 20-50 m di atas permukaan laut, dengan jumlah penduduk ±5000 orang, mayoritas muslim, beberapa kepala keluarga beragama kristen dan katolik, dengan mata pencaharian utama pertanian dan perkebunan.

Desa Padanglampe ini merupakan salah satu dari sekian banyak desa binaan UMI. Desa Padanglampe binaan UMI ini awalnya dinegosiasi pembentukannya oleh para tenaga pengabdi dari UMI sendiri pada tahun 1997. Dan pada tanggal 26 Juli tahun yang sama secara seremonial diresmikan oleh Bupati Kepala Daerah Tk. II Pangkep yang saat itu dijabat oleh A. Baso Amirullah yang disaksikan oleh Ketua YBW-UMI, Prof. Dr.H.Abdurahman A. Basalamah serta seluruh pemuka dan tokoh masyarakat desa Padanglampe. Pesantren ini sendiri pertama kali dibuka dan digunakan pada hari Jum’at tanggal 22 September tahun 2000.

Pesantren ini lahir dan berdiri atas ide dan gagasan cemerlang masingmasing dari Prof. Dr. Abdurahman A. Basalamah yang saat itu menjabat sebagai Ketua Yayasan Badan Wakaf UMI, H. Mokhtar Noer Jaya, SE., M.Si., sebagai Wakil Ketua Pengurus YBW UMI, Drs. KH. Abd. Rahim Amien sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Kepesantrenan YBW-UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramly sebagai Rektor UMI dan Drs. KH. M. Zain Irwanto, MA sebagai Direktur Pesantren, dari tangan mereka inilah berkembang hingga hari ini.

Pada awalnya, Yayasan Badan Wakaf UMI menetapkan lokasi ini sebagai Laboratorium Lapang Fakultas Pertanian UMI, lahan penggemukan sapi dan peternakan ayam. Sejak tahun 1999, dengan kehadiran Syekh Abdullah Fattah beserta jamaah dan keluarganya dari Yayasan IBDFNA (Islamic Brotherhood & Da’wah Foundation of North America), mereka membentuk komunitas muhajirin di pesantren ini. Lalu pada tahun 2002, Jamaah Syekh Fattah berpindah ke Jakarta dan membentuk grup musik sufi “Debu”.

Pada tahun 1999 mulailah dibangun sarana dan prasarana, mesjid, asrama, aula, kelas dan kantin. Dan pada tahun akademik 2000-2001 mulai difungsikan sebagai pesantren dengan peserta dari mahasiswa baru UMI dengan program bernama Pencerahan Qalbu, demikian pula kerjasama dengan masyarakat serta instansi pemerintah dan swasta. Kehadiran Pesantren ini tidak terlepas dari cita-cita luhur para pendiri UMI untuk membina dan mempertinggi derajat masyarakat lewat pendidikan dan pembinaan keagamaan. Para pembina dan pengurus yayasan UMI sadar melihat fenomena yang berkembang saat ini, yang mana sistem pendidikan yang ada sekarang ini yang lebih menekankan pola treatment atau pembinaan para pencerdasan otak, dalam arti pembinaan knowledge dan skill semata, sementara pembinaan akhlaq dan qalbunya cenderung terabaikan bahkan terlupakan.

Pada tahun akademik 2000/2001 pesantren ini telah digunakan untuk membina mahasiswa UMI yang dimulai dari mahasiswa baru, karena disadari bahwa mahasiswa yang masuk di UMI berasal dari lembaga pendidikan/sekolah yang berbeda-beda dan dari tahun ke tahun menunjukkan semakin rendahnya pemahaman dan pengetahuan dasar keislaman serta semakin tipisnya kesadaraan tentang akhlaqul karimah. Pola pembinaan mahasiswa UMI lewat pesantren dilakukan dengan memondokkan mereka selama sebulan (untuk sementara), Insya Allah ke depan mereka akan tinggal di pesantren selama 1 (satu) semester, mereka selama berada di pesantren diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dasar keislamannya, dapat tumbuh kesadaran berakhlaqul karimah dan pembentukan pola pikir Islami sebelum mereka menekuni perkuliahan di kampus.

 

Dr. KH. M. Zain Irwanto, MA
Direktur


VMTS

Menjadikan Pesantren Mahasiswa Darul Mukhlisin UMI Padanglampe sebagai pesantren terkemuka dalam mengemban misi Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin.

1. Membentuk manusia yang cerah qalbunya; beriman, berilmu, beramal dan berakhlaqul karimah.
2. Meningkatkan kualitas SDM dalam pengabdian kepada agama, bangsa dan negara.
3. Memasyarakatkan zikir dan fikir dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan cerdas.